Sabtu, 23 Desember 2017

Panjang lebar. Itu kehidupan kita. Tidak perlu siapa pun mengakuinya untuk dibilang hebat. Kitalah yang tahu persis setiap perjalanan hidup yang kita lakukan. Karena sebenarnya yang tahu persis kita bahagia atau tidak, tulus atau tidak, hanya kita sendiri. Kita tidak perlu menggapai seluruh catatan hebat menurut versi manusia sedunia. Kita hanya perlu merengkuh rasa damai dalam hati kita sendiri.
Kita tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun bahwa kita itu baik. Buat apa? Sama sekali tidak perlu. Jangan merepotkan diri sendiri dengan penilaian orang lain. Karena toh, kalaupun orang lain menganggap kita demikian, pada akhirnya tetapi kita sendiri yang tahu persis apakah kita memang sebaik itu.

Tere Liye, Rindu
Untukmu, yang sedang merindukan kekasihmu:

Bersabarlah, walau berucap rindu padanya tidak dapat menghapus bersih sesak di dadamu, kau harus tetap bersyukur. Karena di belahan bumi yang lain, ada sebagian orang yang hanya bisa menangis-- berdo'a-- menahan rindu tanpa harus menyampaikannya sedikit pun.

Selasa, 19 Desember 2017

Aku pernah kehilangan seseorang yang paling aku sayangi.
Kemudian Allah menggantikannya dengan seseorang yang lebih baik lagi.


Aku kehilangan lagi.


Saat ini aku meyakinkan diriku: Bahwa yang akan datang kemudian adalah seseorang yang jauh lebih baik lagi.

Minggu, 03 Desember 2017

Cinta Itu Memperjuangkan

Adalah mas Qus, yang sekarang menjadi suaminya mbk Ika.

Dari kisah perjalanan cinta mbk Ika, saya belajar:

Sebelum mas Qus, ada lelaki yang katanya sangat mencintai mbak Ika. Tetapi hubungan mereka tidak sampai pernikahan karena si lelaki 'kurang memperjuangkan' hubungan mereka.

Saat dengan mas Qus, 'ujian' kembali datang. Tetapi mas Qus 'sangat memperjuangkan' hubungan. Begitu pula dengan mbk Ika: Tidak henti-hentinya berdoa... Atas izin Allah, 27 November lalu mereka SAH.

Pelajarannya, lelaki yang memang mencintai perempuannya, pasti akan bersungguh-sungguh berjuang untuk menghalalkannya. Yang memang niatnya setengah-setengah, ya tentu kalian sudah tahu bagaimana jawabannya.

Kamu harus seperti Mas Qus, ya?