Friday, 28 November 2014

Kurikulum 2013 vs MEA


Pada tahun 2015 mendatang, Indonesia akan menghadapi pasar bebas ASEAN yang kita kenal dengan sebutan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN).  Para pemimpin ASEAN sepakat membentuk MEA agar  daya saing ASEAN meningkat serta bisa menyaingi Cina dan India untuk menarik investasi asing.  Penanaman modal asing di wilayah ASEAN sangat dibutuhkan untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan.  Dan ini memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara sehingga kompetisi akan semakin ketat.  Tidak hanya arus perdagangan barang atau jasa, tetapi juga pasar tenaga kerja professional, seperti dokter, pengacara, akuntan, dan lainnya.  Oleh karena itu, Indonesia harus mempersiapkan datangnya pasar bebas tersebut.  Diantaranya adalah penguasaan bahasa internasional yaitu bahasa Inggris.  Lalu bagaimana dengan kurikulum 2013 untuk SD yang menghapus tiga pelajaran yang salah satunya adalah pelajaran bahasa Inggris?

Jokowi, yang saat ini menjabat sebagai presiden RI, setuju dengan dihapusnya pelajaran bahasa Inggris untu anak SD karena pelajaran bahasa Inggris lebih baik diberikan kepada siswa SMP tuturnya.  Alasannya, supaya siswa sekolah dasar memiliki rasa nasionalisme.

Penghapusan pelajaran Bahasa Inggris untuk SD dilakukan secara bertahap. Pada tahun lalu hanya kelas satu dan dua yang tidak mendapat pelajaran Bahasa Inggris.  Pada tahun ajaran 2014/2015, mata pelajaran Bahasa Inggris di SD tidak diajarkan untuk kelas satu, dua, tiga, dan empat.  Dan tahun selanjutnya, pada 2015/2016 mendatang, kelas satu, dua, tiga, empat, dan lima tidak mendapat pelajaran Bahasa Inggris.  Barulah pada 2016/2017, seluruh tingkat pendidikan SD tak akan mendapat pelajaran Bahasa Inggris.

Sebagaimana kita ketahui bahwa Sejak 3 tahun sampai 6 tahun otak anak memang terus berkembang tetapi lebih lambat.  Area otak yang paling berkembang di tahap ini adalah bahasa, memori, pendengaran dan penglihatan. Lebih khusus, dari bulan pertama kehidupan sampai tiga tahun, anak-anak dengan penuh perhatian mengamati, mendengarkan, mengupayakan untuk mengingat dan belajar dari segala sesuatu di sekitar mereka, terutama bahasa.

Mempelajari bahasa Inggris seharusnya diberikan sejak dini ketika anak belum mengalami masa pubertas.  Jika belajar saat atau setelah masa pubertas maka akan tidak begitu mudah jadinya untuk mempelajari pronunciation (cara melafalkan bahasa).  Seorang ahli Bahasa Inggris, Lenneberg (1967:116) mengatakan; “There was a neurologically based ‘critical period’, which completes mastery of language, but it is no longer possible, because it will end around the onset of puberty”.  Menurut Lenneberg, seorang individu mempunyai masa penting (periode sensitif) untuk dapat dengan mudah dan cepat menguasai bahasa, yang disebut dengan ‘critical period’ pada saat  individu tersebut belum memasuki masa pubertas.  Ketika masa pubertas itu datang maka ‘critical period’ memudar sehingga akan mengalami kesulitan untuk menguasai bahasa asing tersebut.

Pakar bahasa Inggris lainnya, Lightbown & Spada (1999:60) melakukan observasi terhadap anak-anak dari keluarga imigrasi yang datang dari negara lain dan menetap di USA.  Penelitian tersebut menemukan bahwa anak-anak imigrasi tersebut yang belum mencapai masa pubertas, dapat berbicara dalam bahasa Inggris dengan pronunciation yang bagus seperti native speaker.  Sedangkan orang tuanya tidak dapat mencapai kemampuan seperti anak-anaknya.  Memang para orang tua tersebut dapat berbicara dengan lancar tetapi mereka mempunyai kesulitan dalam pronunciation, pemilihan kata, dan grammar yang seharusnya digunakan.
Selain itu, individu yang baru mempelajari bahasa Inggris ketika sudah mencapai masa pubertas akan dipengaruhi dengan masalah psikologi.  Karena motivasi anak-anak dan remaja akan berbeda.  Jika anak-anak, belajar bahasa Inggris dalam suasana relax dan bisa sambil bermain.  Namun, jika sudah mencapi masa pubertas, mereka mempunyai kemampuan membaca dan menganalisa situasi yang mereka hadapi sehingga mereka merasa kemampuan mereka dievaluasi dan akan malu jika tidak mencapai target yang mereka inginkan.

Agar tidak menyia-nyiakan masa emas tersebut, jadi sebaiknya mata pelajaran bahasa Inggris untuk anak SD tidak di hapus guna mempersiapkan pasar bebas untuk masa depan mereka dengan tidak melupakan nilai-nilai nasionalisme yang ingin dibentuk pada diri siswa.  Adanya pelajaran bahasa Inggris juga demi kepentingan Indonesia agar tidak banyak pekerja nasional nantinya yang tergeser karna minimnya kemampuan berbahasa di pasar bebas yang akan datang.  Pepatah arab juga mengatakan; Belajar di masa kecil bagaikan mengukir di atas batu.  Sementara belajar di waktu dewasa bagaikan mengukir di atas air.

--Artikel ini juga dimuat di web jurusan FKIP Bhs. Inggris Universitas Islam Malang KLIK HERE ^^

Sunday, 19 October 2014

Dear Jodoh

Dear jodoh,
Pernah kah kamu berpikir akan kedatanganku ke dalam duniamu?

Dear jodoh,
Pernah kah kau di sana khawatirkan diriku?

Dear jodoh,
Di sini aku baik-baik saja kok.
Aku masih bisa mengerjakan segalanya serba sendiri.. 
Di sini teman-temanku baik-baik.

Dear jodoh,
Karena aku inginkan kamu sebagai lelaki yang baik-baik,
maka disini aku selalu berusaha menjadi wanita yang baik-baik.
Untuk menjadi makmummu, menjadi ibu dari anak-anakmu kelak..
Berusaha mempercantikkan hati ini..
Tidak peduli mereka melihat kecantikan tersebut atau tidak.
Yang terpenting,,
Cantik di mata Allah, kan?

Dear jodoh,
Take care of yourself as I care to myself,
I do love you even I don't know who you are..

*Dibuat dan harus dibaca 18+ Hahaha :p

Monday, 15 September 2014

A Successful Examination


A Vitamin C is really needed to have a healthy body, but score C is really horrified for us after having holiday. Isn’t it?
Every student expects to get best scores in their examination because they want to take more credit. Therefore they can graduate earlier with excellent scores from their universities, so they can find a good job with high salary. However, it is not a remarkable thing to achieve it. Studying hard and doing many exercises are the way to get a successful examination.
Studying hard every day is very important to do. It will help us to have many calm times before examination. Calm times make us remember the entire lesson that was learned. When we study every day, our mind will be more active, so we will have smart brain.Scientists’ belief that studying every day can helps the expansion of our brain to be smart is true. On the contrary, our brain will not have good quality if we seldom to use it. And when we get best scores, we will have big happiness because of our hard effort. It will be different with someone who gets the best score without hard effort, and I never hear success people without hard effort anywhere I hear some advices.
After we study, we have to do many exercises to help us memorize our lessons, and it helps us to understand well. If we do many errors in exercising, we will try to do it again until we master it. Of course we will be more confident to answer the question in the examination because doing many exercises every day. Someone who is not confident enough to answer the question by themselves those are who is less to do some exercises. We will answer the question easily in the examination because of some questions in the examination almost same with the exercises that we do at our boarding house.

In summary, it is clear that hard effort and doing many exercises is very hopeful to get high GPA, so we can take more credits to graduate earlier from our university. I hope so.

Tuesday, 1 July 2014

Lirik lagu You are the one- Raef dan terjemahannya





I thought of this before over a million times
Aku telah memikirkan ini sebelumnya lebih dari sejuta kali
Who would’ve ever thought that it would be our time?
Siapa yang mengira jika akan menjadi waktu kita
I just know it, ’cause you’re the one
Aku baru saja mengetahuinya, karna kamu satu-satunya
It ain’t a selfish love, when I’m with you
Bukan sebuah kegoisan cinta, ketika aku denganmu
You remind me of Allah, and so I know it’s true
Kamu mengingatkanku kepada Allah, dan aku tau itu benar
I’ll just say it: you are the one
Aku hanya akan mengatakan: Kamu satu-satunya

Won’t you be my BFF (best friend forever) and ever?
Tidak mau kah kamu menjadi BFF (teman terbaik selamanya) dan yang pernah ada? 
Won’t you be my partner after this world?
Tidak mau kah kamu menjadi pendamping saya setelah hidup di dunia ini?
We’ll see it, when we believe it together
Kita akan lihat, ketika kita mempercayai itu semua
Dreams are meant to be, ’cause you’re the one for me
Semua mimpi ditakdirkan terjadi, karena kamu satu-satunya untukku

I never thought that I would ever feel this way
Aku tidak pernah berpikir jika aku akan merasakan hal ini
I ask Allah to bless you every single day
Aku meminta Allah untuk memberkahi setiap harimu
I’ll just say it, ’cause you’re the one
Aku hanya akan mengatakan, kamu satu-satunya
And when times are tough, and we’ve got the world to see
Dan ketika waktu-waktu sulit, dan kita sudah mencapainya
Standing right beside you is where I want to be
Berdiri tepat di sampingmu adalah yang aku mau
I just know it: you are the one
Aku baru saja mengetahuinya: Kamu satu-satunya

Won’t you be my BFF (best friend forever) and ever?
Tidak mau kah kamu menjadi BFF (teman terbaik selamanya) dan yang pernah ada? 
Won’t you be my partner after this world?
Tidak mau kah kamu menjadi pendamping saya setelah hidup di dunia ini?
We’ll see it, when we believe it together
Kita akan lihat, ketika kita mempercayai itu semua
Dreams are meant to be, ’cause you’re the one for me
Semua mimpi ditakdirkan terjadi, karena kamu satu-satunya untukku

I prayed about this just over a million times
Aku telah mendoakan ini sebelumnya lebih dari sejuta kali
Who would ever thought that I could call you mine?
Siapa yang mengira jika aku dapat memanggilmu milikku?
I just know it, ’cause you’re the one
Aku baru saja mengetahuinya, karna kamu satu-satunya

And when there’s gray in our hair and we’ve not much to do
Dan ketika sudah ada banyak uban di rambut kita dan kita tidak punya banyak hal untuk dikerjakan
I want to spend the rest of my days with you…
Aku ingin menghabiskan sisa hari-hariku denganmu...
Oh don’t you know it?
Oh tidak tau kah kamu tentang itu?
You are the one, you are the one
Kamu satu-satunya, kamu satu-satunya
Oh won’t you be the one?
Oh tidak mau kah kamu jadi satu-satunya?

Oya, kalau terjemahannya kurang baik silahkan coment ya.. Hihi masih belajar ini.. ^_^ Daaaaan, jangan asal copast. Tuliskan juga alamat blog ini.. Tolong hargai usaha Nuril ya.. Salam kenal and follow me on twitter @n_noph  .. Tengkyuu ;)

Monday, 30 June 2014

Bintang ★

Aku adalah bintang. Bergerak di atas awan seputih kapas. Aku bersinar bila ada malam menjelang, matahari datang di belakang. Aku berkerlap-kerlip dengan sangat indah. Banyak manusia atau makhluk di bumi yang senang melihatku. Mereka membuat permohonan. Macam-macam. Sering kudengar tentang betapa hidup itu penuh dengan teka-teki, warna, coret dan kosong.

Aku tak pernah mengerti mengapa mereka meminta padaku bahwa jelas-jelas aku tak bisa mengabulkan apa yang mereka mau dan inginkan. Namun aku juga di sebut sebagai Dhruva-bintang terkenal di India yang bisa mengabulkan keinginan paling kuat. Kau boleh percaya boleh tidak. Karena ini hanya sebuah permainan dan tindakan nyata bahwa setiap manusia khususnya punya keinginan dan permohonan mereka masing-masing.

Aku sering terlihat di titik lurus sebuah jendela seorang gadis. Mungkin usianya sekitar 17tahun. Aku sering kali mendengar seseorang memanggilnya Bulan. Ya Bulan, nama yang cocok dan pas untuk wajahnya yang ceria dan manis. Dia sering sekali duduk di jendela melihatku dan tersenyum. Aku senang melihat senyumnya. Dia juga sering bercerita padaku tentang kehidupannya. Aku bagai diary voice miliknya. Menceritakan tentang kehidupan sekolah, keluarga, teman dan pacar.

Aku baru mendengar istilah itu. Pacar? Aku baru tahu bahwa di bumi anak-anak sebelia dia sebagian kehidupan terbesarnya untuk seseorang makhluk yang di sebut pacar.
Bulan menceritakan berbagai hal tentang pacarnya. Dia sering menyebutnya Dewa. Entah itu namanya atau karena dia begitu memuja pacarnya sehingga ia memanggilnya Dewa. Beberapa bulan terakhir dia sering dan hampir setiap hari menceritakan tentang Dewa. Menurutku, Bulan begitu bahagia, senang. Ketika dia menceritakan tentang Dewa, matanya selalu berbinar-binar, menyebut nama Dewa pun terlihat jelas makna apa yang tersirat ketika ia menyebutnya, nafasnya memburu detak jantungnya pun seakan nggak beraturan, deg-deg an mungkin itu istilahnya, entahlah, yang pasti dia terlihat begitu bahagia. Aku tahu Bulan sedang jatuh cinta, manis yang dia rasakan. Setiap malam dia selalu tersenyum dan tertawa bila hapenya berbunyi pertanda ada kabar dari Dewa.

Jatuh cinta, kau pasti tau dan kau pasti merasakan apa itu cinta. Ketika kau lahir di dunia kau memiliki cinta untuk ibumu yang begitu besar. Kau mencarinya, kau di beri asi olehnya, di timang dan di manja olehnya. Mungkin istilah Cinta untuk Bulan tidak pas di sini. Tapi seperti itulah cinta. Kasih sayang.
Akhir-akhir ini hujan, aku tak bisa terlihat di dunia karena langit begitu mendung dan hitam. Akhirnya cerah pun datang, aku terlihat dan melihat Bulan. Aku kaget melihatnya. Kenapa dia? Apa ada yang salah dengannya? Dia begitu rapuh. Ku bisikkan lewat angin, dia menengadah melihatku dan tersenyum penuh kesedihan. Aku merasakan. Dia begitu menyedihkan. Berkali-kali ia terlihat mengusap matanya dengan jemari dan tissue. Hidungnya memerah, matanya membengkak, pipinya basah oleh air mata. Dia mulai bercerita. Tentang Dewa...

Dia begitu sakit, dia terisak ketika bercerita tentang Dewa. Maka kau tahu di sini bahwa semua yang terjadi dan terencana tak akan pernah bisa berjalan semulus yang kau kira. Berkali-kali dia menyebut ‘ aku sungguh mencintai Dewa, bintang. Apa kau dengar itu? Apa yang salah dengan itu? Tapi mengapa ia begitu menyakitiku. Apa salahku? ‘
Aku menyimak dan mendengarkan apa yang dia ceritakan dan rasakan. Aku mulai tahu. Ini yang di sebut dengan teka-teki kehidupan. Kita tak akan pernah tahu apa yang terjadi dan apa yang kita rencanakan itu akan berhasil apa cuma angan-angan yang nanti akan menghempaskan kita menjadi bongkahan sekecil kapas yang tidak ada artinya. Cinta? Itulah cinta.

Senang, bahagia, tangis, canda, tawa, luka, kecewa dan perih. Itu yang ia berikan untuk kita. Namun bagaimana kita menghadapi dan bertahan untuknya. Kita berharap dan secara nggak sadar kita juga kecewa. Menangis namun kau masih bisa tersenyum untuknya. Sakit tapi kau masih tertawa bersamanya. Tidakkah kau menyadari betapa bodoh dan rapuhnya dirimu? Bertahan untuk hal-hal yang selalu membuatmu sakit, menangis, namun kau masih tersenyum dan berkata’ karena aku menyayanginya, karena aku mencintainya. Karena dia adalah dia ‘ apa dengan begitu semua bisa menjadi lebih baik dan kau bisa menjadi bahagia? Aku tidak pernah tahu jawabnya. Hanya hati, pikiran dan jiwamu yang akan menjawabnya.

Menunggu, satu hal sangat membosankan. Apalagi jika kau menunggu yang tak pasti, menunggu semua menjadi jelas. Apa itu bisa di sebut menunggu? Atau hanya harapan kosong yang akan kau dapatkan dari itu?
Satu hal lagi apa kau bisa terus hidup menunggu dan berharap tanpa ada yang dapat kau lakukan untukmu dan orang lain? Jawabnya tidak.

Hidup itu berjalan seperti waktu, menatap lurus ke depan. Kadang kau akan menemukan hal-hal baru dan asing untuk kau pelajari. Terkadang kau juga harus berpura-pura untuk bahagia karena dari itu menunjukkan kekuatanmu untuk melangkah. Suatu hubungan yang baik pun tak terjadi begitu saja di butuhkan waktu kesabaran dan dua orang yang percaya mereka benar-benar ingin bersama. Kadang juga kau harus dengarkan kata hatimu jangan tanyakan siapa yang kau cintai melainkan tanyakan siapa yang membuatmu bahagia dan merasa di cintai..

Written by Rizka Beatrix Mahardhika (Bea)- My Close Friend